CARA MUDAH VALIDASI PPH DI AKUN CORETAX NOTARIS

Perpindahan laman DJP ONLINE ke CORETAX menyebabkan perubahan pada cara dan sistem validasi pajak peralihan hak atas tanah, tidak terkecuali bagi Pajak Penghasilan atas atas tanah dan/atau bangunan atau PPh PHTB yang dilakukan oleh Notaris/PPAT. Untuk melakukan validasi via akun coretax terdapat 2 pilihan, yakni melalui akun pribadi wajib pajak atau melalui akun notaris. Cek untuk melihat prosedurnya!




LAYANAN VALIDASI PPh DALAM CORETAX

Ada 2 layanan mengenai validasi PPh yang perlu diketahui Notaris/PPAT maupun wajib pajak yang hendak melakukan peralihan hak atas tanah, sebagai berikut :

  1. Layanan khusus wajib pajak

A.      AS.01-03

Merupakan layanan validasi PPh atas PHTB yang dilakukan secara otomatis oleh Wajib Pajak (WP). Layanan ini dilakukan dengan NTPN/Pbk (kode dalam pembayaran pph yang dilakukan) atau Bukti Potong. Layanan ini dapat digunakan bagi pihak yang memiliki akun coretax.

B.      AS.01-03A

Merupakan layanan validasi PPh atas PHTB dengan menggunakan cara lain selain opsi nomor 1, yakni SKP, Tax Amnesty, PPS atau cara lainnya yang tidak bisa divalidasi oleh sistem. Proses ini dilakukan dengan penelitian oleh petugas backoffice. Setelah penelitian, petugas akan memberikan rekomendasi penolakan atau persetujuan atas permohonan dan apabila diterima maka Surat Keterangan Validasi PPh PHTB akan diterbitkan.

  1. AS.01-04, yaitu layanan validasi PPh atas PHTB yang dilakukan melalui akun notaris.

Validasi juga dapat dilakukan melalui akun Notaris. Notaris dapat memilih layanan AS.01-04 dengan ketentuan bahwa kategori/KLU pekerjaan telah dirubah menjadi profesi Notaris/PPAT. Pengajuan hanya dapat dilakukan oleh notaris yang terdaftar dan datanya dipertukarkan oleh AHU atau BPN dengan DJP.

Validasi melalui akun notaris dapat dilakukan untuk pemenuhan kewajiban PPh PHTB dengan NTPN/Pbk atau Bukti Potong. Wajib pajak juga perlu memastikan bahwa pembayaran yang dilakukan harus menggunakan sistem Coretax, dan data pembayaran sudah ada di Taxpayer Ledger.

LANGKAH-LANGKAH VALIDASI PPH PHTB DI CORETAX

Untuk melakukan validasi, rekan-rekan dapat mengikuti prosedur berikut!







  1. Untuk membuat kode billing pembayaran secara mandiri rekan-rekan dapat memilih menu PEMBAYARAN – LAYANAN MANDIRI KODE BILLING – LAYANAN MANDIRI KODE BILLING (sayangnya menu ini hanya dapat dilakukan melalui akun wajib pajak karena nama pemilik secara otomatis ditarik untuk menjadi pihak yang melakukan validas
  2. Selanjutnya pada tahap 2 pilih menu KAP-KJS 411128-402 (PPh final pasal 4 (2) pengalihan hak atas tanah dan bangunan);
  3. Lakukan pembayaran sesuai kode billing sesuai masa berlaku yang tertera dalam billing yang telah berhasil dibuat;
  4. Setelah melakukan pembayaran, kalian dapat menggunakan akun coretax Notaris. pilih LAYANAN WAJIB PAJAK - LAYANAN ADMINISTRASI - BUAT PERMOHONAN LAYANAN ADMINISTRASI.
  5. Untuk melakukan validasi atas nama Notaris/PPAT kalian dapat klik menu sebagai berikut.
  6. Masukkan NPWP pihak pemilik atau pihak yang melakukan pengalihan hak atas tanah dan bangunan. Setelah menginput data NPWP secara otomatis seluruh data pihak tersebut masuk di sistem (dengan catatan bahwa ybs memiliki akun coretax);
  7. Klik alur kasus dan isi data yang diperlukan;
  1. Pada pengisian ini beberapa hal yang harus diperhatikan adalah :

a.       Nomor daftar notaris dapat diisi dengan nomor SK Notaris/PPAT;

b.       Nomor angsuran pembayaran diisi dengan jumlah pembayaran/termin pembayaran;

c.       Info pembayaran pajak PILIH “YA” – PILIH TANDA + (TAMBAH BARU_ - TULISKAN NOMOR NTPN DARI BUKTI PEMBAYARAN BILLING

  1. Pastikan data yang diisi telah benar dan lengkap, lalu klik SELESAI – SIMPAN – SUBMIT. Apabila permohonan telah selesai SKET dapat di download secara mandiri.
  2. Pada alur kasus pastikan bahwa permohonan telah ditutup sehingga data dapat terdeteksi pada akun BPN untuk di input (apabila terjadi kesalahan pembacaan data pada aplikasi lain dapat di koordinasi di Kantor KPP setempat)

TERIMA KASIH. SEMOGA BERMANFAAT!

 

Best Regards, Latifa Mustafida

Tidak ada komentar

Terima kasih telah berkunjung.

Latifa Mustafida